educationforall

Pertemuan 1,2,3 & 4

Pertemuan 1

PERKENALAN MATA KULIAH INOVASI PENDIDIKAN

Mata kuliah Inovasi pendidikan merupakan suatu pembelajaran yang penting bagi perkembangan mutu pendidikan kearah yang lebih baik. Inovasi dalam pendidikan, harus terus dikembangkan karena saat ini perkembangan globalisasi yang semakin maju, seperti tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, teknologi yang semakin berkembang, dan informasi yang semakin canggih terus berubah setiap saat. Perkembangan tersebut tentu menuntut adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang lebih kompeten dalam bidangnya. Dengan begitu, diperlukan berbagai inovasi dalam pendidikan, guna menjawab segala tantangan masalah dalam pendidikan saat ini. Esensi dari inovasi sendiri harus memiliki nilai dan kemanfaatan yang dapat diambil oleh penggunanya.

Materi pengantar perkuliahan sudah cukup jelas mengenai MK inovasi Pendidikan ini. Ditambah cara belajar yang baru, yaitu kelas online, merupakan suatu hal yang baru untuk dipelajari untuk kemajuan penguasaan teknologi bagi mahasiswanya. Dengan begitu, diharapkan mahasiswa dapat memiliki pengalaman dan pengetahuan baru mengenai metode pembelajaran yang lebih modern.

Pertemuan 2

KONSEP DASAR INOVASI

Inovasi adalah suatu perubahan baru yang mengarah pada perbaikan secara terencana. Kata kunci dari inovasi sendiri adalah baru, kualitatif, hal, kesenjangan, meningkatkan kemampuan dan tujuan. Ruang lingkup dari inovasi pendidikan itu sendiri adalah di bidang peserta didik, bidang tujuan pendidikan, isi pelajaran, media pembelajaran, fasilitas pendidikan, metode dan teknik komunikasi, serta hasil pendidikan.

Tujuan dari inovasi pendidikan itu sendiri diantaranya:

1.        Lebih meratanya pelayanan pendidikan

2.       Lebih serasinya kegiatan belajar

3.       Lebih efisien dan ekonomisnya pendidikan

4.      Lebih efektif dan efisiensinya sistem penyajian

5.       Lebih lancar dan sempurnanya sistem informasi kebijakan

6.      Lebih dihargainya unsur kebudayaan nasional

7.       Lebih kokohnya kesadaran, identitas dan kesadaran nasional

8.      Tumbuhnya masyarakat gemar belajar

9.      Tersebarnya paket pendidikan yang memikat, mudah dicerna dan mudahdiperoleh

10.    Meluasnya kesempatan kerja

Dalam pelaksanaan inovasi pendidikan, kita pun harus memperhatian faKtor-faktor utamanya, seperti guru, siswa, kurikulum dan fasilitas, dan program/tujuan. Esensi dari inovasi sendiri adalah harus memiliki nilai dan kemanfaatan bagi yang menggunakanya.

Pertemuan 3

KARAKTERISTIK INOVASI

Karakteristik inovasi pendidikan menurut Roger meliputi:

1.        Keunggulan relative

2.       Konfirmabilitas inovasi pendidikan

3.       Kompleksitas

4.      Kemampuan yang akan di ujikan pada inovasi (trialabilitas)

5.       Kemampuan bidang yang diamati dalam inovasi pendidikan (observability)

Adapun kendala-kendala yang mempengaruhi keberhasilan usaha dalam inovasi pendidikan seperti dalam inovasi kurikulum antara lain adalah :

a.       perkiraan yang tidak tepat terhadap inovasi

b.      konflik dan motivasi yang kurang sehat

c.       lemahnya berbagai faktor penunjang sehingga mengakibatkan tidak berkembangnya inovasi yang dihasilkan

d.      keuangan (finacial) yang tidak terpenuhi

e.      penolakan dari sekelompok tertentu atas hasil inovasi

f.        kurang adanya hubungan sosial dan publikasi (Subandiyah 1992:81).

Selain itu, kemampuan bidang yang dapat diamati dalam inovasi pendidikan, meliputi:

a.       Manajemen pendidikan

b.      Metodologi pengajaran

c.       Media pengajaran

d.      Sumber belajar

e.      Pelatihan guru

f.        Implementasi kurikulum

Keberhasilan sebuah inovasi dapat dilihat dari karakteristik inovasinya. Apabila keunggulan relative nya terpenuhi, sesuai dengan nilai yang ada, mudah digunakan, sudah mengalami uji coba dan mudah diamati hasilnya, maka inovasi tersebut akan mudah untuk diterima oleh para pengguna inovasi.

Pertemuan 4

PROSES INOVASI PENDIDIKAN

Ada 2 aspek yang harus di perhatikan dalam inovasi pendidikan yaitu proses-proses inovasi pendidikan dan difusi pendidikan.

A.      Proses inovasi pendidikan

inovasi merupakan genus dari change yang berarti perubahan. Inovasi dapat berupa ide, proses dan produk dalam berbagai bidang. Contoh bidangnya adalah :

1.        Managerial

2.       Teknologi

3.       Kurikulum

Aspek pokok yang mempengaruhi inovasi adalah :

1.        Struktur

2.       Prosedur

3.       Personal

Inovasi yang berbentuk metode dapat berdampak pada perbaikan, meningkatkan kualitas pendidikan serta sebagai alat atau cara baru dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pendidikan. Dengan demikian metode baru atau cara baru dalam melaksanakan metode yang ada seperti dalam proses pembelajaran dapat menjadi suatu upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Sementara itu inovasi dalam teknologi juga perlu diperhatikan mengingat banyak hasil-hasil teknologi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, seperti penggunaannya untuk teknologi pembelajaran, prosedur supervise serta pengelolaan informasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan pendidikan.

Praktisi Pendidikan dapat dikelompokan ke dalam :

  1. Administrator yang terdiri Principal, Superintendent
  2. Teacher

Dalam hal penerimaan atau sikap terhadap perubahan dua kelompok ini mempunyai pandangan dan sikap yang tidak selalu sama, karena peran yang dimainkan dalam melaksanakan kegiatan pendidikan berbeda dan lingkungan kerja yang sering dijalani masing-masing juga berbeda

B. Difusi

Secara bahasa difusi merupakan penyebaran, difusi pendidikan maksudnya penyebaran sebuah inovasi dalam pendidikan. Penyebaran itu dilakukan dengan komunikasi , maka difusi pendidikan adalah proses komunikasi inovasi pendidikan kepada social sistem, dengan media dan waktu tertentu.

Difusi dapat dipandang sebagai suatu tipe komunikasi khusus dimana informasi yang dipertukarkannya adalah ide baru (inovasi). Dengan demikian, esensi dari proses difusi adalah pertukaran informasi dimana seorang individu mengkomunikasikan suatu ide baru ke seseorang atau beberapa orang lain.

Waktu sangat berpengaruh untuk proses difusi, untuk 1) proses keputusan inovasi, yaitu tahapan proses sejak seseorang menerima informasi pertama sampai ia menerima atau menolak inovasi; 2) Kepekaan seseorang terhadap inovasi, yaitu kategori relatif tipe adopter (adopter awal atau akhir); dan 3) Kecepatan penerimaan inovasi.

Sangat penting untuk diingat bahwa proses difusi terjadi dalam suatu sistem sosial. Sistem sosial adalah satu set unit yang saling berhubungan yang tergabung dalam suatu upaya pemecahan masalah bersama untuk mencapai suatu tujuan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: